Rabu, 17 Desember 2014

Negeri di atas awan B29

Gunung …. Mendengar satu kata itu pasti kita semua akan berpikiran sebuah pendakian yang berat, bertebing curam, banyak rumput di sana-sini, penuh dengan semak belukar, banyak hewan buas yang mengintai, hutan belantara dan masih banyak lagi ekspektasi yang lain. Tapi itu semua akan terbantahkan dan sirna setelah anda melihat gunung yang satu ini, dan semua itu akan di gantikan oleh pemandangan yang indah di sepanjang perjalananya baik itu tumbuhan yang hidup di sekelilingnya, panorama alamnya, lelah pun tak akan terasa selama melakukan pendakian di tempat ini. 
 
Lokasi ini berada di kota pisang, yupz sekitar 40 KM dari pusat kota Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Tepatnya di desa Argosari atau yang lebih dikenal dengan negeri di atas awan, kenapa disebut demikian ?? mari kita ulas lebih jauh tentang tempat ini. 
Narsis di atas awan #background deretan Pegunungan Bromo
Disebut dengan negeri di atas awan karena desa ini berada di ketinggian 2900 mdpl sehingga jika kita berada di desa ini seakan-akan kita sedang berada di atas awan dengan gulungan awan yang sangat indah seperti samudra namun dalam bentuk awan. B29 masih terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, tepatnya di atas Desa Argosari, Kabupaten Lumajang. Karena alasan ketinggiannya tersebutlah asal muasal dari penamaan lokasi ini yaitu B29. Akses untuk menuju ke B29 sendiri ada beberapa alternatif rute. Rute paling aman dan paling normal adalah rute dari Desa Argosari, Lumajang. Meski paling aman jalannya masih dalam bentuk tanah dengan lebar sekitar kurang lebih 2 meter sehingga sangat disarankan saat musim sedang cerah untuk muncak, kalau musim hujan yah bisa di bayangkan sendiri seperti apa medannya hehe.

Sedikit berbagi cerita kami melakukan pendakian bersama 6 orang termasuk saya sendiri, 3 dari teman kampus 3 yang lain yang udah kerja dan lagi liburan kebetulan kita muncak saat weekend. Kami start dari kota jember pukul 05:00 pm sejumlah 4 orang lalu ngetem di POM sekitar daerah lumajang ngisi BBM untuk persiapan sambil menunggu teman yang lain yang berasal dari Surabaya. Karena asik ngobrol ngalor ngidul ngetan ngulon hehe akhirnya tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 24:00 am dan sesuai kesepakatan kita berangkat ke B29 dengan harapan bisa lihat sunrise di B29 nantinya. Singkat cerita kami sudah di tengah perjalanan dan hujan mulai turun meskipun tidak terlalu deras tapi cukup untuk membuat kami menggigil, dan kita memutuskan untuk tetap lanjut dengan harapan hujan akan segera reda.
 Ada satu kejadian unik saat akan muncak usut punya usut ternyata diantara temen-temen ini belum pernah ada yang ke B29 jadi kita pun hanya mengandalkan info dari internet yang di akses dari gadget salah satu teman. Berikut ada link dari situs yang menjadi panduan kami menuju B29 http://yoyokagus.blogspot.com/2014/02/jalan-menuju-b29.html. Dan hal yang tidak di harapkan pun terjadi, yupz kesasar hehehe amsyong daah malam-malam hujan pula ditambah kesasar lagi akhirnya satu pepatah muncul “malu bertanya sesat di jalan”.  Dan alhasil benar kita kesasar akhirnya kita putar balik arah karena pada salah satu pertigaan yang seharusnya kita belok kiri tapi kita terus hahaha kocak dah. Malam pun semakin larut hujan yang diharapkan reda pun masih mengguyur di tengah malam brrrrrr, ditambah lagi dengan kondisi dari sekitar desa yang konon hawanya bisa mencapai minus. Sampailah kita pada salah satu medan dimana jalannya sangat terjal berbatu, dan menukik jadi kendaraan bermotor tidak bisa lagi jalan dengan berboncengan jadi hanya joki saja yang bisa naik. Setelah berunding dan bertanya-tanya pada warga desa Argosari kita akhirnya memutuskan untuk menitipkan sepeda motor di rumah seorang warga desa Argosari dengan imbalan membayar biaya selama semalam disana. 

Adventure pun di mulai pukul 02:00 am. foto Taking by : alfin


Dan petualangan pun di mulai kita mulai start jalan pada pukul 02.00 am di sinari oleh cahaya bulan di atas langit Argosari,dan disuguhi oleh indahnya wisata Argosari wisata alam yang sungguh indah. Perkebunan warga berupa tanaman sayur-sayuran seperti bawang pre, kubis, kentang, wortel, dan cabe membuat mata terpesona melihatnya. Perkebunan warga membentuk petak miring menyesuaikan kontur tanah perbukitan memang menjadi daya tarik tersendiri kawasan ini jadi di sepanjang perjalanan pun kelelahan seakan sirna.

Rehat sejenak sambil ngangetin badan di gubuk warga Argosari. foto Taking by : Alfin
  

Setelah sejenak rehat sekedar menghangatan badan kami melanjutkan perjalanan yang masih sekitar setengah perjalanan lagi, dengan masih di temani oleh dingin yang menusuk khas Argosari dan iring2an tukang ojek yang wira-wiri dengan penumpangnya (hehehe). Setelah kurang lebih 1,5 jam perjalanan kami pun sampai dengan yang di sebut puncak B29, wuushhhh seakan kedatangan kita telah ditunggu oleh indahnya puncak B29 dengan gumpalan awannya. Waaawww I’m feel free bro hahahaha. 

Sesampainya di puncak tanpa di koordinir lagi sebagian ada yang sibuk sedang mendirikan tenda sebagian lagi membuat minuman penghangat yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dan waktu sudah menunjukkan pukul 03:30 am WIB, setelah istirahat sejenak sambil meneguk hangatnya kopi untuk melawan dinginnya sambutan dari puncak B29 kami bersiap keluar tenda bergabung dengan dengan kelompok lain yang  telah terlebih dahulu sampai di puncak menanti indahnya sunrise. 
Seru-seruan bareng temen-temen di dalam tenda.

4 sekawan katanya geng sejak SMA dulu hehe #keep kompak


Setelah menunggu beberapa saat sambil bernarsis ria saat yang dinanti pun tiba ketika sang surya mulai menampakkan wujudnya sedikit demi sedikit menambah indahnya puncak B29 kala itu, sekaligus membuat suasana sedikit hangat akan pancaran sinar sang surya.
Indahnya lukisan langit sesaat sebelum sunrise muncul

Maha karya Tuhan yang tia

Detik-detik sunrise @Puncak B29
its Sunrise


Sinar kehangatan yang bersinar dengan gagahnya. #Subhanallah
 Akhirnya kelelahan mendaki, kehujanan di perjalanan melawan dinginnya Argosari terbayar lunas dengan pemandangan sunrise dari puncak B29 ini serta pemandangan gulungan awan yang seolah seperti samudra di atas langit. That's amazing!!!! SUBHANALLAH ..........

Demikian blog kali ini semoga bermanfaat bagi kita semua. Bagi yang belum muncak ke B29 segeralah muncak hehe, seperti mengutip salah satu penggalan kata dari blog tetangga "hidup ini terlalu singkat untuk tidak menapakkan kaki di salah satu tempat terindah di negeri ini". Tapi jangan lupa tetap jaga kebersihan dari tempat tersebut ya.  


1 komentar:

  1. Tempat Wisata yang sangat menarik, walaupun dikatan terlarak tapi tak kalah
    dengan bukit2 yang ada di
    dataran tinggi dieng Wonosobo

    BalasHapus